Foto: Dimitrios KambourisJakarta -
Liam Neeson menghadapi problem baru-baru ini. Film terbarunya batal menggelar premiere alasannya viralnya pendapat rasis yang ia lontarkan.
Liam Neeson membintangi film berjudul 'Cold Pursuit', sebuah drama-action perihal balas dendam seorang ayah atas janjkematian putranya.
Lewat sebuah wawamcara, Neeson mengaku punya pengalaman yang berkaitan dengan dongeng balas dendam menyerupai di film tersebut.
"Tapi reaksi pribadi saya yaitu ... saya bertanya, apakah ia tahu siapa itu? Tidak," kenangnya. Ternyata, sang pelaku yaitu orang kulit gelap yang mendorongnya untuk berniat melaksanakan pembunuhan.
"Aku berkeliaran di tempat tempat hal itu (serangan seksual) terjadi berharap saya akan didekati oleh seseorang - saya aib untuk menyampaikan itu - dan saya melakukannya selama mungkin seminggu, berharap beberapa orang berkulit hitam akan keluar dari pub dan mencoba mengajakku langgar sehingga saya sanggup membunuhnya," kata Neeson.
Baca juga: 'The Commuter': Liam Neeson Sang Penyelamat |
Sejak itu, perkataan yang diungkapkan Neeson telah menjadi viral. Meskipun bintang 'Taken' ini mempunyai waktu untuk meluruskan pernyataan tersebut, Deadline sekarang telah melaporkan bahwa sesi digelarnya karpet merah di premier 'Cold Pursuit' di New York City telah dibatalkan.
Sebuah sumber yang bersahabat dengan film tersebut menyatakan bahwa mengingat keadaan, program karpet merah tidak tepat. Namun, pemutaran perdana film ini akan tetap berjalan sesuai rencana.
Post a Comment